Selasa, 15 Januari 2013

Senin, 14 Januari 2013

Puisi Cinta Untukmu

Assalamualaikum sahabat dumay, eh jgn sahabat dink takut malah aku dibilang kePDan lagi :D
ulang ya. . .
Assalamualaikum kawan dumay :) (perasaaan baru kali ini ngucapin salam di blog, wkwkwk maaf ya)

Hai kawan. .
Aku kembali menulis untuk yang kesekian kalinya, aku tak pernah lelah untuk berceloteh dengan kalian. Entah kalian membaca atau tidak, bukan itu yang terpenting. Yang terpenting adalah aku bisa menulis sesuka hatiku, mengeluarkan apa yang ada dipikiranku dan melatih writing skillku, ya ga? hehe

Hari ini, entah ada angin apa? Jam segini aku bangun untuk sahur, setelah sahur aku membuka laptop kesayanganku ini dan akhirnya menulis sebuah puisi yang terinspirasi dari pacarku sendiri. Aku begitu menyayanginya tak kenal lelah ataupun bosan, justru semakin hari aku semakin sayang padanya. (hehe. . kalau dia baca blog aku ini pasti senyum2 sendiri :P, love u aynk :*)

Bukan maksud untuk mengumbar kasih sayang sama pacar, tapi aku hanya berbagi inspirasi siapa tau bisa membuat kalian juga terinspirasi membuat puisi, ya ga? :D

Yuk kita langsung liat seperti apa puisi yang telah aku buat ini dengan sepenuh hati ^_^
(Asli 100% lho buatan aku sendiri, ga jiplaaakkk -_-)

Chek it out. . hehe


Cinta. . .

Cinta ini kita yang punya
Jagalah ia dan peliharalah ia
Agar ia bisa tumbuh dan berkembang
Dan akhirnya pun berbuah, berbuah kebahagiaan

Cinta ini apa adanya
Tak mengharap kamu ada apanya
Cinta ini tulus adanya
Mencintaimu dengan apa adanya

Cinta ini bagai sebuah benih
Benih yang harus dirawat
Dipupuk dan disirami
Agar tidak layu dan mati begitu saja


Benih cinta bukan di pupuk dengan kompos
Melainkan dengan kejujuran dan kesetian
Benih cinta tidak disiram dengan air
Melainkan dengan kasih yang saling mengasihi dan sayang yang saling menyayangi

Cinta . . .
Cinta ini kita yang punya, bukan mereka atau dia
Melainkan kita, aku dan kamu . . .

By Feni Febriani


Cukup sampai di sini dulu ah menulisnya, aku mau siap-siap melaksanakan Ibadah Solat Subuh ^_^
Terima kasih udah mampir ^_~

Wassalamualaikum . . . 

Isi Hati

Assalamualaikum kawan :)

Malam ini tepat pukul 23:42 aku menulis isi hatiku. Aku menulis ini karena aku baru saja membaca cerita yang membuatku sedih. Ya Allah. . . betapa ingin aku menangis mengeluarkan semua air mata yang telah terbendung. Aku menyadari bahwa betapa beruntungnya aku mendapatkan kekasih yang baik seperti dia. Tapi aku sadar, aku belum baik untuknya. :(
Aku selalu egois memikirkan kebahagiaan dan kesenanganku sendiri. Aku yang selalu manja, aku yang selalu ingin menang sendiri, aku yang selalu egois, dan aku yang selalu pemarah. .Tapi dia tak pernah mengeluh mempunya kekasih seperti diriku ini. Aku seharusnya sadar, betapa aku menyayanginya, aku ga mau kehilangan dia, tapi dengan sifatku yang seperti ku sebutkan tadi mungkin akan membuat aku kehilangan dirinya.

Kasih. . . maafkan aku yang kurang mengerti kamu. Mungkin kamu yang selalu mengerti aku. Kamu yang selalu ada untukku. Kamu yang selalu menenangkanku disaat hatiku sedang gundah dan sedih. Kamu seperti sahabatku sendiri. Bahkan lebih baik dari sahabatkku sendiri. Mereka (sahabatku) mungkin tak peduli betapa sakitnya aku, tak peduli betapa sedihnya aku, dan ga peduli betapa kesulitannya aku. Mereka lebih mengurusi kehidupannya masing-masing.Tapi kamu . . . kamu selalu ada untukku, kamu merupakan dua peran dalam hidupku, yaitu sebagai kekasih dan sahabatku.

Kasih. . . maafkan aku yang kurang peka. Aku suka kesal kalau kita ga jadi ketemu. Aku suka cemburu kalau kamu dekat dengan perempuan lain. Aku suka marah kalau kamu melakukan hal yang ga aku suka, walaupun hal itu sepele. Aku suka membesar-besarkan masalah yang menurutmu sepele. Aku terlalu egois, mementingkan perasaan sendiri. :(

Maaf. . . aku selalu membuatmu bingung, marah, kesal, bahkan jengkel. Tapi aku ga bermaksud seperti itu. Aku hanya ingin selalu bersama mu dan sering bertemu denganmu. Tapi aku tau waktumu ga hanya untukku. Itulah egoku, keegoisanku. Setiap kali aku kesal, kamu selalu merayuku, membujukku agar aku tak marah lagi. Dan kamu selalu berhasil membuatku tak manyun lagi. Di dekatmu aku senang. Di dekatmu aku tenang. Di dekatmu aku nyaman. Dan di dekatmu aku bahagia.

Kasih. . . maafkan aku yang kekurangan ini. Aku janji aku akan merubah sikapku. Aku akan menjadi perempuan yang baik untukmu. Aku akan menjadi perempuan yang pantas untukmu kelak. Aku akan berusaha untuk berubah. Merubah semua sifat manja dan kekanak-kanakan, sifat egois dan gampang marah. Aku janji aku akan lebih dewasa lagi dalam menyikapi masalah. Aku tak ingin begini terus. Bukankan Allah tidak akan merubah suatu kaum kalau bukan kaum itu sendiri yang ingin berubah? :')
Aku ingin membahagiakanmu sebelum aku benar-benar akan kehilanganmu. Tapi yang ku minta satu dari Allah, tolong jangan pisahkan aku dengannya. Aku janji tak akan aku sia-siakan dia. :(
Semoga Engkau meridhoi kami ^_^
Aamiin . . .

Kasih. . . aku sayang kamu, aku mencintaimu, aku ingin hidup bersamamu kelak bila Allah meridhoi. Aamiin :)



Amuzanie 061110

Minggu, 13 Januari 2013

Antara Memaafkan dan Tidak Memaafkan, Urusannya di Akhirat.

Setelah aku baca salah satu artikel dari komunitas Pengusaha Muslim Indonesia, aku begitu tertarik untuk copast dan berbagi pada kalian semua, semoga bermanfaat ya kawan :)

Nah.. kawan, ternyata maaf memaafkan itu sulit lho, ga segampang bilang "Maaf ya dul", "Maaf ya cing" atau "Woy maaf ya!" coba deh memintaa maaf dengan santun dan lapang dada, pasti terasa lebih indah dan nyaman di hati. Seperti yang akan di bahas tuntas di artikel yg telah saya copast di bawah ini :)

Ayo check it out kawan. . . :)


Di bawah ini, tertulis beberapa prinsip mulia Islam dalam etika berhubungan sosial dengan sesama makhluk terutama dengan seorang muslim.
1. Memaafkan Sebuah Kezhaliman Lebih Baik daripada Mendendam Dibawa Sampai ke Akhirat
Memaafkan seseorang yang pernah berbuat kezhaliman kepada kita, apapun bentuk kezhalimannya, adalah merupakan syariat Islam dan sesuatu yang diperintahkan di dalam Alquran yan mulia serta dicontohkan di dalam hadits Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang agung.
Memang berat, tapi ganjaran pahalanya juga sangat besar, yaitu diampuni Allah Ta’ala dosa-dosanya.
Mari kita perhatikan ayat dan hadits mulia berikut:
وَلَا يَأْتَلِ أُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ أَنْ يُؤْتُوا أُولِي الْقُرْبَى وَالْمَسَاكِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ .. النور: 22
"Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat (nya), orang-orang yang miskin, dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. An Nur: 22).
Ayat ini diturunkan menceritakan kisah Abu Bakar Ash Shiddiq radhiallahu ‘anhu, yang telah bersumpah untuk tidak lagi membiayai dan menafkahi Misthah bin Utsatsah radhiallahu ‘anhu, karena Misthah radhiallahu ‘anhu termasuk orang yang mengatakan berita dusta tentang Aisyah radhiallahu 'anha.
Dan ketika Allah Ta’ala telah menurunkan ayat yang menjelaskan tentang keterlepasan Aisyah radhiallahu 'anha dari segala tuduhan yang telah dibuat-buat kaum munafik tersebut, kemudian keadaan kaum muslim menjadi tenang kembali, Allah Ta’ala memberikan taubat-Nya kepada kaum beriman yang ikut berkata dalam berita ini, dan diberikan pidana atas yang berhak mendapatkan hukuman karena perbuatannya.
Maka Allah dengan kemuliaan dan kemurahan-Nya, mengajak Abu Bakar Ash Shiddiq radhiallahu ‘anhu untuk memaafkan Misthah radhiallahu ‘anhu, yang juga merupakan anak bibi beliau, seorang miskin yang tidak mempunyai harta kecuali hanya dari pemberian Abu Bakar Ash Shiddiq radhiallahu ‘anhu saja, dan Misthah radhiallahu ‘anhu termasuk dari kaum Muhajirin serta telah diterima taubatnya oleh Allah Ta’ala, apalagi Misthah radhiallahu ‘anhu sudah mendapatkan hukuman pidana atas perbuatannya tersebut. Lalu apa sikap Abu Bakar Ash Shiddiq radhiallahu ‘anhu akhirnya, mari perhatikan hadits berikut:
أَنَّ عَائِشَةَ - رضى الله عنها - زَوْجَ النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم – قَالَتْ: "... فَلَمَّا أَنْزَلَ اللَّهُ هَذَا فِى بَرَاءَتِى قَالَ أَبُو بَكْرٍ الصِّدِّيقُ - رضى الله عنه - وَكَانَ يُنْفِقُ عَلَى مِسْطَحِ بْنِ أُثَاثَةَ لِقَرَابَتِهِ مِنْهُ ، وَفَقْرِهِ وَاللَّهِ لاَ أُنْفِقُ عَلَى مِسْطَحٍ شَيْئًا أَبَدًا بَعْدَ الَّذِى قَالَ لِعَائِشَةَ مَا قَالَ ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ ( وَلاَ يَأْتَلِ أُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ أَنْ يُؤْتُوا أُولِى الْقُرْبَى وَالْمَسَاكِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا أَلاَ تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ ) قَالَ أَبُو بَكْرٍ بَلَى ، وَاللَّهِ إِنِّى أُحِبُّ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لِى ، فَرَجَعَ إِلَى مِسْطَحٍ النَّفَقَةَ الَّتِى كَانَ يُنْفِقُ عَلَيْهِ ، وَقَالَ وَاللَّهِ لاَ أَنْزِعُهَا مِنْهُ أَبَدًا
Aisyah radhiallahu 'anha Istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, "Ketika Allah telah menurunkan keterlepasanku (dari berita dusta yang disebarkan kaum munafik), Abu Bakar Ash Shiddiq radhiallahu ‘anhu berkata tentang Misthah bin Utsatsah radhiyallahu 'anha, yang mana Misthah adalah orang yang beliau nafkahi, karena hubungan kekerabatannya dengan beliau dan karena kemiskiannya: "Demi Allah, selamanya aku tidak akan menafkahi Misthah sedikit pun, setelah apa yang ia katakan tentang Aisyah radhiallahu 'anha", maka Allah-pun menurunkan ayat:
( وَلاَ يَأْتَلِ أُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ أَنْ يُؤْتُوا أُولِى الْقُرْبَى وَالْمَسَاكِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا أَلاَ تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ )
"Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat (nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Maka Abu bakar berkata, "Tentu, demi Allah, aku menginginkan agar aku diampuni Allah Ta’ala". Maka beliau kembali memberi nafkah kepada Misthah yang dulu beliau beri nafkah. Dan beliau berkata, "Demi Allah, aku tidak akan meninggalkan nafkah untuknya." (HR. Bukhari dan Muslim. Lihat Tafsir Alquran Al Azhim, karya Ibnu Katsir rahimahullah).
Kawan pembaca…saya yakin Anda paham ceritanya…
Jadi…Abu Bakar radhiallahu ‘anhu yang awalnya ingin menghentikan membiayai Misthah radhiallahu ‘anhu, disebabkan Misthah radhiyallahu 'anhu termasuk orang yang ikut berkata akan berita dusta tentang Aisyah radhiallahu 'anha yang telah diprakarsai oleh kaum munafik, tetapi setelah melihat ganjaran pahala yang begitu besar dari Allah Ta’ala jika beliau memaafkan Misthah radhiallahu ‘anhu, maka Abu Bakar radhiallahu ‘anhu pun memilih untuk mendapatkan ganjaran tersebut, yaitu berupa ampunan dari Allah Ta’ala, daripada menyimpan dendam yang tiada habisnya. Allahu Akbar!.
Maafkanlah kesalahan saudara-saudara seiman kita, apapun kesalahannya, jangan dendam tersebut selalu menyesakkan dada kita, apakah kita tidak mau mendapatkan ampunan Allah Ta’ala. Memaafkan = Mendapat Ampunan Allah Ta’ala.
2. Memaafkan Harus Dibarengi dengan Perasaan Lapang Dada
Kesempurnaan sikap memaafkan adalah jika dibarengi dengan perasaan lapang dada, yang menganggap seakan tidak pernah terjadi apa-apa sebelumnya.
Sebagian mungkin bisa memaafkan tetapi tidak bisa lapang dada, contohnya:

Si A telah memaafkan B, orang yang pernah berbuat salah kepadanya tetapi:
- si A tidak ingin lagi bertemu dengan si B,
- si A malas untuk berkumpul bersama dengan si B lagi,
- si A masih selalu mengungkit kesalahan si B,
- si A tidak mau lagi berurusan dengan si B,
- si A tidak lagi mau menolong si B, jika si B membutuhkan pertolongan,
dan contoh-contoh yang lain masih banyak. Mungkin bisa cari sendiri.
Padahal, kalau kita perhatikan ayat-ayat suci Alquran, maka seorang muslim diperintah untuk memaafkan dengan dibarengi lapang dada, mari kita perhatikan:
وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا [النور: 22]
"…dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada…" (QS. An Nur: 22).
Di dalam ayat yang mulia ini terdapat pelajaran yaitu: Perintah untuk memaafkan dan lapang dada, walau apapun yang didapatkan dari orang-orang yang pernah menyakiti. (Lihat Tafsir al Karim Ar Rahman fi Tafsir Al Kalam Al Mannan, karya As Sa'di rahimahullah).
فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاصْفَحْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ [المائدة: 13]
"…maka maafkanlah mereka dan lapangkanlah dada, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al Maidah: 13).
Ayat yang mulia ini memberi beberapa pelajaran:

1. Sikap memaafkan yang dibarengi dengan perasaan lapang dada adalah sifatnya seorang muhsin.
2. Seorang muhsin keutamaannya adalah dicintai Allah Ta’ala. Dan keutamaan orang yang dicintai Allah Ta’alaadalah:
- Masuk surga.
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رضى الله عنه قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى السَّاعَةُ قَالَ « وَمَا أَعْدَدْتَ لِلسَّاعَةِ ». قَالَ حُبَّ اللَّهِ وَرَسُولِهِ قَالَ « فَإِنَّكَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ ».
Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu berkata, "Seorang lelaki pernah datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya, "Wahai Rasulullah, kapan hari kiamat?" Beliau menjawab, "Apa yang telah kamu siapkan untuk hari kiamat?" Lelaki itu menjawab, "Kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya." Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, "Maka sungguh kamu akan bersama yang kamu cintai." (HR. Bukhari dan Muslim).
- Diharamkan oleh Allah Ta’ala untuk masuk neraka.
عنْ أَنَسٍ رضى الله عنه قَال: قَالََ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « والله, لاَ يُلْقِى اللَّهُ حَبِيبَهُ فِى النَّارِ ».
Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu berkata, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Demi Allah, tidak akan Allah melemparkan orang yang dicintai-Nya ke dalam neraka." (HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Silsilat Al Ahadits Ash Shahihah, no. 2047).
- Dicintai oleh seluruh malaikat 'alaihimussalam dan diterima oleh penduduk bumi:
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - « إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا نَادَى جِبْرِيلَ إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّ فُلاَنًا فَأَحِبَّهُ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ ، ثُمَّ يُنَادِى جِبْرِيلُ فِى السَّمَاءِ إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّ فُلاَنًا فَأَحِبُّوهُ ، فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ وَيُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِى أَهْلِ الأَرْضِ » .
Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Jika Allah Tabaraka wa Ta’ala mencintai seorang hamba, maka Allah Ta’ala memanggil Jibril: "Sesungguhnya Allah telah mencintai si fulan maka cintailah fulan", maka Jibril pun mencintainya, kemudian Jibril menyeru di langit: "Sesungguhnya Allah telah mencintai si fulan maka cintailah kalian fulan", maka penduduk langit pun mencintainya dan baginya pun penerimaan/rasa simpatik penduduk bumi". (HR. Bukhari).
Gimana kawan artikelnya? Bagus kan? Semoga bermanfaat ya. ^_^
Moga kita bisa menerapkan dengan baik dan benar di kehidupan nyata ya. Aamiin ^_^

Kamis, 10 Januari 2013

Dulu Sahabat, skrg? Entahlah :(

Hai kawan dumay, apa kabar? ^_^
Mulai hari ini mungkin aku akan sering menulis di blog yang jarang aku sentuh2 ini beberapa waktu lalu. Aku akan memperbanyak menulis karena hari ini adalah awal hari libur dari perkuliahanku, hehe

Oya, hari ini aku mau menulis diary tentang aku dan temanku yg dulunya sempet jadi sahabat, tapi sekarang? hmm entah lah jadi apa? :(
Ga apa2 kan aku curhat? Ya kalau kalian mau baca ya syukur, ga pun tak apa :)

Dulu, sewaktu aku masih duduk di bangku SMP kelas 9, aku memiliki 4 orang sahabat yang sampai sekarang ga mungkin aku lupakan. Karena selama 1 tahun di bangku SMP kelas 9 kita sudah lalui bersama-sama. Dari mulai sedih, suka, senang, selalu bersama-sama. Namun setelah lulus SMP kita jarang berkomunikasi lagi. Entah mungkin karena mereka sibuk dengan dunia barunya, entah dengan teman barunya, hingga melupakan sahabat lamanya. Kini kata "SAHABAT" hanya tinggal kata tanpa makna.

Aku, Feni. . . ga pernah melupakan kalian, karena kalian pernah menjadi bagian dalam hidupku. Masalah yang sedang aku hadapi saat ini adalah terjadi kesalah pahaman dengan salah satu mantan sahabatku dulu. Waktu SMP dia pernah cerita bahwa dia suka salah satu laki2 di kelas kami yg berinisial A.M. Aku sempat kaget mendengarnya, mengapa bisa terjadi perasaan yang sama denganku. Tapi aku ga pernah bilang kalau aku pun menyukai A.M, karena aku ga mau menyakiti perasaan sahabatku dulu. Selama 1 tahun aku pendam perasaan itu untuk menghargai perasaan sahabatku sendiri. Sampai kita pun akhirnya lulus SMP, perasaan itu masih tersimpan rapi di hatiku. Ga ada satupun yg tau tentang persaanku, termasuk A.M sendiri. Aku hanya bisa mengagumi dalam hati, tanpa berani mengatakan yg sesungguhnya. Sampai akhirnya kita lulus SMP dan berpisah. Semenjak lulus SMP kita semua lose contact. Betapa kangennya aku dengan para sahabatku. Aku pun merindukan 1 sosok yg aku kagumi di kelas 9D dulu. 

Dan akirnya perasaan itu menginap di hatiku, sampai akhirnya aku menemukan sosok laki2 yg mirip dengannya. Dan aku mendapat kabar bahwa sahabatku si T sudah memiliki pacar. Dan pacarnya bukan dia, A.M. Sejak saat itu aku mengira dia (T) sudah tidak menyukai A.M lagi. Aku bersyukur, karena perasaanku mungkin ga akan mnyakiti T. Karena walaupu aku sudah punya pacar saat SMK, aku sulit untuk melupakan sosok seperti A.M. Aku masih menyimpan perasaan padanya, dan akupun merahasiakan dari pacarku saat itu. 

Entah apa awalnya, saat aku lulus SMK aku bertemu dia A.M di FB (Face Book). Kita saling bercengkrama layaknya teman yg sudah lama tak bertemu, akhirnya aku dan A.M bertukar no HP. Lulus SMK aku melanjutkan kuliah di UNTIRTA, dan ternyata A.M bekerja di daerah Serang. Akhirnya kita janjian untuk bertemu, karna sudah lama kita ga ketemu. Aku ingin melihat wajahnya saat ini, dan diapun sama ingin melihat wajahku saat ini. Saat lulus SMK aku sudah tidak ada hubungan apa2 dengan laki2 lain, hanya saja laki2 lain itu menganggap aku ini wanitanya, tai aku menghiraukan apa kata mereka, terserah apa mau mereka. Balik lagi ke topik aku dan A.M, saat yg ditunggu2 pun tiba. Aku dan A.M janjian untuk ketemuan di halte untirta pukul 17.00, saat dia pulang kerja. 

Pukul 17.00 pun tiba, aku sudah siap menunggu di halte. Tak lama kemudian, ada sesosok laki2 mengendarai motor menghampiriku dan berkata "Feni ya?", aku menjawab "iya, ini A.M? ikh ga banyak berubah ya kamu, masih sama kaya yg dulu. Cuma tingginya aja yg ga berubah". Dan dia mengatakan bahwa aku banyak perubahan. Feni yg sekarang bukan seperti Feni yg dulu. Aku senang dia mengajak pulang bareng saat itu. Karna kemagriban di jalan akhirnya aku memutuskan untuk mampir ke rumah T sahabatku yg dulu SMP untuk menumpang solat maghrib, karna kalau menumpang solat maghrib di rumah A.M aku ge enak dengan orang tuanya, masa maghrib2 anak perempuan ada di rumah teman laki2nya? Apa kata mereka nanti? -____-

Nah, dan saat itu pun aku menuju depan rumah T, dan mengucapkan "Assalamualaikum. . ", dia menjawab "wa'alaikum salam, aihhh feni. tumben kesini? da apa?" (sambil nyengir). Aku menjawab "Mau numpang solat T, boleh ga? Cz tadi pulang'y brg sama A.M. Kemaghriban jadi mampir ke sini buat solat maghrib dulu, nanti dia ke sini buat jemput lagi." dia menjawab "owh. . ya udah tuh klo mau solat di kamar aja fen. oya kok bisa brg sama dia?" (dia bertanya penasaran). Aku hanya menjawab kebetulan brg karna tmpat kerjanya di daerah serang, dan aku kuliah di untirta, kita ketemu dan akhirnya pulang brg, Aku ga bilang kalau sebelumnya kita udah janjian ketemuan. 
Seusai solat aku cukup berbincang2 dengan T, ga lama kemudian teman SMP kita dulu si A.Z dateng, dia kaget ada aku di rumah T, dan ga biasanya. Dan akhirnya aku menjelaskan sama seperti aku menjelaskan pada T. Selang beberapa menit kemudian A.M datang berkata padakku "udah solatnya?", aku jawab "udah". Mungkin T dan A.Z bingung kenapa aku bisa brgan sama A.M. Dan mungkin juga mereka mengira kita udah pacaran, padahal sih belum jadian. Berhubung udah malam, aku memutuskan untuk pulang. A.M menawariku untuk mengantarkan aku pulang, tapi aku ga enak sama dia, dan aku memutuskan pulang sendiri naik angkot.

Semenjak saat itu aku dan A.M jadi sering SMSan. Akhirnya kita janjian lagi untuk ketemu yg ke 2 kalinya. Saat itu, hari Sabtu tanggal 06 November 2010 kita bertemu di alun2, kebetulan aku lagi nganter teman di acara job fair. Kita janjian ketemu di situ, dan akhirnya aku pulang dengan A.M, aku ijin sama temanku, dan dia membolehkan aku pulang dengan A.M. Di jalan aku dibonceng sama A.M. Sebenarnya aku bawa motor, dia juga bawa motor dan temannya yg juga teman SMP aku dulu. Jadi aku naik motor aku tapi A.M yg mengendarai, dan motornya dia dibawa oleh A.A temannya.

Sepanjang jalan kita saling bercengkrama di atas motor, seru rasanya bisa bercanda dengan dia. Sesampainya di jalan yang bersebrangan depan hotel Sukma dia menyatakan cintanya padaku, dia bilang "Feni, maukah kau jadi wanitaku?" iyyyuuuuuuuww sooooo sweeeeeet (^,^). Emang terdengar aneh siih nembak saat mengendarai motor, tapi itu menjadi pengalaman paling indah yang pernah aku alami seumur hidup aku. Karena aku ditembak sama cwok yang aku suka dari SMP. Aku ga butuh waktu lama untuk menjawab "hmm. . ga ah. Ga mau nolak maksudnya. Ya aku mau.". Hehehe
Bahagia banget rasanya bisa jadian sama cwok yg disukainya dari dulu, rasanya itu kaya hati ditumbuhi bunga2. Hehe lebay :D

Akhirnya saat itu pun juga kita jadian dan sah menjadi sepasang kekasih. Hingga saat ini pun, 10 Januari 2013 aku dan A.M masih menjadi sepasang kekasih yang bahagia. Tapiiiiii. . . aku ga tau klo T masih suka sama A.M. :(
Aku taunya pas A.M cerita klo T sms A.M sebelum reunian SMP. Katanya si T masih belum bisa ngilangin perasaan dia yg dulu ke A.M sampai saat itu. :(
Aku kaget dengernya. Pantes sikap T berubah saat dia tau aku dan A.M jadian. Entah aku harus merasa bersalah atau apa. :(
Dan kemarinnya aku kaget dibilang N sahabatnya T klo aku ini TMT. :(
N menulis status di FB seperti ini kurang lebih, cz statnya udah dihapus mungkin sama dia. Gini statnya "dengerin lagu TEMAN MAKAN TEMAN aja dulu. Heran ya kok ada orang kaya lu. Klo ga lu duluan yg ngembat mah, mungkin dia udah jadi milik sahabat gw sekarang."
Klo aku orang yg jahat mungkin aku akan komen begini "Adduuuuhhh. . .hey N, kasian bgt ya kamu. Ga tau ya klo A.M ga suka sama T, dan T itu bukan tipenya A.M. Jadi jgn ke GR'an deh kamu dan T. Dan jgn bilang Aku TMT. klo aku TMT, aku ngambil cwo tmen sendiri donk, ini kan A.M bukan cwonya T, lagi pula dia yg nebak aku duluan. Jadi jgn judge aku sebagai TMT. Klo ga tau tentang keadaan yg sebenarnya mending kamu tanya dulu sama orang yg bersangkutan, jgn asal cuap begitu. Klo kamu yg dibilang TMT tanpa bukti juga pasti kamu marah." tapi aku bukan orang kaya gitu, jadi aku diemin aja apa kata dia, yg jelas ucapan dia tentang aku itu ga bner, dan mereka ga tau tentang keadaan yg sebenarnya. Aku pun cerita sama A.M, A.M pun bilang "udah ga usah didengerin apa kata mereka. Yg jalanin hubungan kan kita, kenapa mereka yg repot sih? Udah biarin aja. Aku itu udah syaaaaaaannng kamu, jadi ga usah dengerin kata2 mereka. mereka ga tau jadi ngomong seenaknya aja." OK siiiippp, aku akan dengar kata2mu yank ^_^
Tapi karna aku sedikit merasa a enak sama T, aku mencoba untuk minta maaf melalui inbox di fbnya, walaupun aku ga tau salah aku apa sama dy, sampe dia bikin stat yg menyinggung perasaanku, aku ga egois untuk minta maaf, tapi sampai sekarang dia ga bls inbox ku. Hmm . . . ya sudah yg penting aku udah minta maaf :')

Maaf ya buat T dan N, aku bukan seperti yg kamu pikirkan :)
Semoga Allah membuka mata hati kalian. Aamiin :)

Sabtu, 22 September 2012

Get well soon. .

hmm. . sedih liat sepupu terbaring lemah di Rumah Sakit :(
udah hampir satu minggu terhitung dari hari Minggu tanggal 16 September 2012 hingga hari ini sepupuku terbaring koma di RS gara2 kesetrum listrik tegangan tinggi. Ga tega liatnya ya Allah :'(
Ya Allah tlong sembuhkanlah dia, sadarkanlah dia, dan hilangkanlah semua penderitaanya. Jangan Engkau buat dia begini, aku ga tega liatnya :(
Semoga Engkau memberikan mukzizat padanya ya Allah agar dia cepat bangun dari komanya dan sembuh sehat seperti sedia kala :')
Aamiin :')

Get well soon my brother :')
we all your family wait u at home. . :')